kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Doni Monardo ingatkan Covid-19 itu nyata dan bukan rekayasa


Selasa, 22 September 2020 / 13:51 WIB
ILUSTRASI. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/hp.


Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan, berdasarkan data dari hasil survei Balitbangkes Kementerian Kesehatan, masih ada masyarakat yang percaya tidak akan terpapar Covid-19. 

Hal tersebut disampaikan Doni dalam rapat kerja terkait anggaran tahun 2021 dengan Komisi VIII di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2020). "Nah ini yang menjadi hal yang cukup repot karena jumlah atau persentase masyarakat yang merasa tidak terpapar Covid-19 ini masih tinggi," kata Doni. 

Doni mengatakan, pihaknya akan terus mengingatkan masyarakat bahwa Covid-19 itu nyata fakta dan bukan rekayasa. Doni mengingatkan, kasus terpapar Covid-19 di Indonesia sudah lebih dari 200.000. Sementara itu, mereka yang meninggal dunia mendekati 10.000 orang. "Ini (kasus Covid-19) nyata, fakta dan ini bukan rekayasa, bukan konspirasi," ujarnya. 

Baca Juga: Waspada! Masyarakat berpotensi terpapar Covid-19 meski tidak keluar rumah

Lebih lanjut, Doni mengatakan, seluruh pemangku kepentingan harus bersatu untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya Covid-19. Doni mengatakan, jika hanya satu sampai dua orang yang sadar bahaya Covid-19 maka transmisi penularan virus akan terus terjadi. 

"Sehingga penegakan disiplin penegakan hukum ini menjadi hal yang penting termasuk juga upaya-upaya meningkatkan kesadaran kolektif meningkatkam disiplin pribadi dan disiplin bersama agar kita semua terlindungi," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Doni Monardo: Covid-19 Itu Nyata, Fakta dan Bukan Rekayasa"

Selanjutnya: Jadi zona merah Covid-19, Karawang didominasi klaster industri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×