kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.894   85,00   0,51%
  • IDX 8.017   -218,65   -2,65%
  • KOMPAS100 1.125   -31,30   -2,71%
  • LQ45 812   -21,87   -2,62%
  • ISSI 286   -6,72   -2,30%
  • IDX30 429   -10,83   -2,46%
  • IDXHIDIV20 517   -9,75   -1,85%
  • IDX80 126   -2,90   -2,25%
  • IDXV30 141   -2,38   -1,66%
  • IDXQ30 138   -3,69   -2,61%

Dongkrak ekonomi, pemerintah genjot belaja negara


Jumat, 01 Mei 2015 / 16:21 WIB
Dongkrak ekonomi, pemerintah genjot belaja negara
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara meminta kepada semua kementerian/lembaga untuk segera melakukan penyerapan anggaran dan merealisasikan rencana belanja. 

Suahasil meyakini, belanja pemerintah adalah salah satu upaya yang bisa memulihkan perekonomian yang tengah lesu. 

“Perekonomiannya lagi lesu. Lalu bagiamana caranya menyelamatkan perekonomian? Ayo belanja. APBN-P 2105 sudah disetujui, proyek sudah disepakati. Ayo belanjakan!” kata Suahasil ditemui di kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (30/4/2015). 

Suahasil mengatakan, sama seperti insentif yang diharapkan dapat mendorong kegiatan ekonomi, pemerintah juga berharap belanja infrastruktur juga dapat mendorong kegiatan ekonomi. 

“Yang dipikirkan Kementerian Keuangan adalah kegiatan ekonominya jalan, lewat penyerapan anggaran pemerintah dan insentif fiskal,” sambung dia. 

Kementerian Keuangan, kemarin, melaporkan total realisasi belanja semua Kementerian/Lembaga baru sekitar Rp 7,3 triliun. Sementara itu, total realisasi belanja modal di 10 Kementerian/Lembaga terbesar hanya Rp 3,5 triliun. 

Lima dari sepuluh Kementarian dengan pagu terbesar hanya merealisasikan belanja infrastruktur kurang dari satu persen selama tiga bulan pertama 2015. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×