kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.921   -74,00   -0,44%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Dolar AS Menguat, Simak Strategi Pembiayaan Utang Kemenkeu


Rabu, 28 September 2022 / 17:57 WIB
Dolar AS Menguat, Simak Strategi Pembiayaan Utang Kemenkeu
ILUSTRASI. Pelemahan rupiah sebagai dampak penguatan dolar AS akan berefek ke pembayaran kewajiban utang pemerintah. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/YU


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs Rupiah di pasar spot semakin tak berdaya. Rupiah spot ditutup pada level Rp 15.267 per dolar Amerika Serikat (AS) di akhir perdagangan Rabu (28/9), melemah 0,94% dari sehari sebelumnya. Pelemahan rupiah ini akan berefek ke pembayaran kewajiban utang pemerintah.

Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Riko Amir mengatakan, volatilitas yang tinggi pada mata uang asing, khususnya dolar AS akan berdampak kepada pembayaran kewajiban utang pemerintah.

Meski begitu, Riko menuturkan, pemerintah telah melakukan langkah-langkah mitigasi atas kondisi tersebut. Di antaranya melalui penetapan komposisi utang yang optimal, dan mencari pembiayaan dengan cost of fund yang relatif rendah.

Baca Juga: Rupiah Anjlok, Ekonom: Dampaknya Bebani Utang Luar Negeri

Ia menambahkan, risiko nilai tukar dalam beberapa tahun terakhir mengalami perbaikan dimana porsi utang dalam mata uang asing yang sebesar 41,0% pada tahun 2018 menurun signifikan menjadi 28,9% pada Agustus 2022. 

Membaiknya indikator risiko nilai tukar tersebut diperkirakan akan mampu menyerap volatilitas dolar AS sehingga dampaknya minimal terhadap pembayaran bunga utang.

"Bahkan pada tahun 2022, pagu bunga utang diperkirakan masih dapat memenuhi kebutuhan pembayaran bunga utang hingga akhir tahun bahkan lebih rendah dari pagu yang ditetapkan," ujar Riko kepada Kontan.co.id, Rabu (28/9).

Riko menegaskan, pemerintah akan senantiasa mengupayakan pembiayaan utang dengan mengutamakan keseimbangan antara biaya dan risiko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×