kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 17.991   32,00   0,18%
  • IDX 5.789   -112,98   -1,91%
  • KOMPAS100 763   -19,90   -2,54%
  • LQ45 579   -10,88   -1,85%
  • ISSI 198   -3,27   -1,62%
  • IDX30 330   -5,23   -1,56%
  • IDXHIDIV20 410   -3,71   -0,90%
  • IDX80 87   -1,84   -2,09%
  • IDXV30 109   -1,61   -1,45%
  • IDXQ30 107   -0,80   -0,74%

Dituding terkorup, menteri agama surati KPK


Kamis, 01 Desember 2011 / 15:17 WIB
Film Fast and Furious 9 rilis foto adegan terbaru Vin Diesel dan John Cena.


Reporter: Riendy Astria | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Agama Suryadharma Ali akan mengevaluasi seluruh kinerja pegawainya. Evaluasi ini menanggapi hasil survei Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebutkan Kementerian Agama sebagai instansi terkorup.

Suryadharma sendiri mengaku belum memperoleh penjelasan dari KPK mengenai hasil survei itu. Dia mengaku baru tahu dari pemberitaan media msaa. "Makanya, dua hari lalu, saya kirimkan surat ke KPK untuk bisa datang ke sana dan meminta penjelasan," katanya, Kamis (1/12).

Namun, Suryadharma menduga survei KPK itu terkait penyelenggaraan ibadah haji khususnya pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan penyelenggaraan ibadah haji khusus (ONH plus). "Ini berkah buat kami sebelumnya kami belum pernah mendapat laporan dari kedua bagian tersebut makanya sekarang kami akan melakukan evaluasi total," tambahnya.

Kementerian Agama berjanji akan menghitung kembali berapa yang mendapat izin baru membentuk kelompok tersebut, berapa yang diperpanjang. Selama ini, Suryadharma mengaku semuanya berjalan begitu saja. "Tidak ada laporan sama sekali," tegasnya.

Jika survei KPK itu membuktikan ada korupsi di kementeriannya, Suryadharma berjanji akan mengambil tindakan tegas.

Anggota Komisi VIII DPR Ledia Herniva meminta Kementerian Agama harus memberikan pengawasan yang ekstra kepada para pegawainya. "Pengawasan ketat yang harus dilakukan, masalah haji selalu menuai konflik setiap tahunnya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×