kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.704.000   25.000   1,49%
  • USD/IDR 16.454   31,00   0,19%
  • IDX 6.435   -84,47   -1,30%
  • KOMPAS100 935   -14,23   -1,50%
  • LQ45 731   -6,86   -0,93%
  • ISSI 198   -3,93   -1,94%
  • IDX30 380   -1,97   -0,52%
  • IDXHIDIV20 458   -4,03   -0,87%
  • IDX80 106   -1,30   -1,21%
  • IDXV30 109   -1,64   -1,49%
  • IDXQ30 125   -0,37   -0,29%

Ditjen Pajak temukan 53 pelanggaran di instansinya


Selasa, 02 Desember 2014 / 17:16 WIB
Ditjen Pajak temukan 53 pelanggaran di instansinya
ILUSTRASI. RUPS Bukit Asam (PTBA) menyetujui pembagian dividen Rp 12,56 triliun. Jumlah ini setara dengan 100% dari laba bersih tahun lalu.


Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menemukan 53 kasus pelanggaran pajak hingga akhir oktober 2014. Pelanggaran tersebut tidak hanya menyangkut pegawai pajak, namun juga masyarakat lait terkait perpajakan seperti wajib pajak (WP).

Dari jumlah itu sebanyak 23 kasus tidak terkait pegawai DJP, 28 kasus perselingkuhan, 2 kasus pelanggaran prosedur terkait perkawinan dan perceraian, 4 kasus penyalahgunaan data elektronik, 25 kasus pelayanan eksternal DJP, 37 kasus di pelayanan internal DJP, 16 kasus penyalahgunaan keuangan kantor dan fasilitas kedinasan, 18 pelanggaran peraturan kedinasan atau jam kerja. 

Menurut Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro, dengan adanya pelanggaran yang terjadi, maka perlu upaya menjaga kepatuhan dan mencegah pelanggaran di DJP. Caranya adalah dengan adanya whistle blowsing system. “Yang paling penting adalah penanganan” ujarnya di Balai Kartini (2/12).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Undang-Undang Kepailitan Dan PKPU Indonesia KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS

[X]
×