kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Ditjen Pajak ingin tarif materai jadi Rp 10.000


Selasa, 30 Juni 2015 / 20:22 WIB
Ditjen Pajak ingin tarif materai jadi Rp 10.000


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) masih melakukan pembahasan mengenai rencana revisi Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Meterai. Salah satu poin perubahan yang diusulkan Ditjen Pajak yaitu perubahan tarif bea meterai.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Ditjen Pajak Kemkeu Mekar Satria Utama mengatakan, pihaknya berencana mengubah pemberlakukan pengenaan meterai selama ini yang terdiri dari dua tarif menjadi satu tarif. Adapun tarif meterai yang diusulkan yaitu sebesar Rp 10.000.

Padahal sebelumnya Ditjen Pajak mengumumkan akan mengubah dua jenis tarif meterai yang berlaku saat ini. Meterai bertarif Rp 3.000 akan dinaikkan menjadi Rp 10.000 untuk dokumen dengan nilai nominal tertentu. Sementara meterai bertarif Rp 6.000 akan dinaikkan menjadi Rp 18.000 untuk dokumen dengan nilai nominal tertentu.

"Kami ingin ada kemudahan dan kami tidak terlalu ingin memisahkan antara satu dokumen dengan dokumen lain, makanya hanya dibuat satu tarif saja," kata Mekar, Selasa (30/6).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×