kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.018   35,00   0,19%
  • IDX 6.196   -0,93   -0,01%
  • KOMPAS100 809   -2,02   -0,25%
  • LQ45 613   -1,32   -0,21%
  • ISSI 214   0,18   0,09%
  • IDX30 345   -0,95   -0,28%
  • IDXHIDIV20 427   -1,82   -0,42%
  • IDX80 92   -0,22   -0,24%
  • IDXV30 117   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 110   -0,51   -0,46%

Ditjen Pajak bantah kabar pemeriksaan peserta tax amnesty demi kejar target


Rabu, 19 Desember 2018 / 21:35 WIB
ILUSTRASI. Yon Arsal di Gedung Kemenkeu


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) membantah kabar pemeriksaan terhadap Wajib Pajak (WP) peserta tax amnesty. Dalam rangka mengejar target penerimaan pajak di sisa tahun 2018.

"Itu bagian dari standard operating procedure (SOP) dan kita mengingatkan WP sebenarnya. Pada prinsipnya kita tidak membedakan antara peserta tax amnesty atau bukan," jelas Yon Arsal Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Pajak, DJP Kementerian Keuangan, usai pertemuan di AONE Hotel, Rabu (19/12).

Yon menjelaskan proses pengimbauan tersebut merupakan tanggung jawab DJP dari data yang mereka terima. Data tersebut perlu di follow-up dan dilaporkan ke pihak instansi.

"Jadi kita terima data dari berbagai instansi, semua data yang diperoleh dari luar harus di pertanggungjawaban dan kita tidak melihat secara umum dia ikut Tax Amnesty atau tidak," jelasnya.

Dia tidak menutupi adanya kesalahan data di DJP. Oleh karenanya Yon mengimbau wajib pajak untuk mengonfirmasi ke DJP dan melakukan pembuktian bahwa yang bersangkutan mengikuti Tax Amnesty.

Ke depan DJP akan fokus pada perbaikan pelayanan yang lebih baik bagi WP terutama dalam e-fileing dan e-billing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×