kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.106   76,00   0,42%
  • IDX 5.890   16,32   0,28%
  • KOMPAS100 766   2,50   0,33%
  • LQ45 583   0,52   0,09%
  • ISSI 203   0,80   0,40%
  • IDX30 330   -0,15   -0,05%
  • IDXHIDIV20 408   -1,89   -0,46%
  • IDX80 87   0,35   0,41%
  • IDXV30 111   -0,06   -0,05%
  • IDXQ30 106   -0,46   -0,43%

Disebut calon pimpinan KPK, Yunus Husein pasrah


Rabu, 17 Agustus 2011 / 13:48 WIB
ILUSTRASI. Blue Bird mengantongi pendapatan sebesar Rp 1,55 triliun pada periode Januari-September 2020.


Reporter: Herlina KD | Editor: Edy Can


JAKARTA. Ketua Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein mengaku pasrah setelah namanya termasuk dalam nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia menyerahkan semua keputusan kepada Tuhan.

"Selama masih ada Tuhan harus optimis," jelasnya seusai peringatan hari kemerdekaan RI ke 66 di Istana Merdeka Rabu (17/8). Nama Yunus Husein disebut sebagai salah satu kandidat pimpinan KPK mendatang.

Saat ini, panitia seleksi calon pimpinan KPK sudah memilih 8 dari 10 nama yang lolos seleksi. Rencananya, Rabu (18/8), nama-nama tersebut akan disodorkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Selanjutnya, ke-8 nama itu akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPR. DPR nantinya akan memilih empat nama.

Yunus mengatakan, banyak kalangan yang mendukungnya menjadi pimpinan KPK. Namun, dia tak menampik banyak pula yang menentangnya. "Mudah-mudahan mereka mau dengan misi-misi memberantas korupsi. Kalau tidak diberantas bersama-sama, termasuk dengan bantuan wartawan, mustahil. Sudah terlalu berat," kata Yunus yang akan segera pensiun dari PPATK.

Yunus juga bilang tidak takut dengan risiko besar yang akan ditanggung jika nanti terpilih menjadi pimpinan KPK. "Dimana-mana ada risiko. Tidur di rumah juga bisa meninggal," tegasnya. Iya deh, Pak!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×