kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Dipakai untuk Stabilisasi Rupiah, Cadangan Devisa RI Kembali Menurun pada Oktober


Rabu, 08 November 2023 / 05:10 WIB
Dipakai untuk Stabilisasi Rupiah, Cadangan Devisa RI Kembali Menurun pada Oktober
ILUSTRASI. Karyawan penukaran mata uang asing menunjukan dollar Amerika Serikat di Masayu Agung, Jakarta, Rabu (05/09). KONTAN/Fransiskus Simbolon/05/09/2018


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Cadangan devisa kembali turun pada Oktober 2023, bila dibandingkan dengan September 2023.  Bank Indonesia (BI) mencatat, cadangan devisa pada akhir bulan Oktober 2023 sebesar US$ 133,1 miliar, atau turun 1,33% dari posisi akhir September 2023 yang sebesar US$ 134,9 miliar. 

Direktur Departemen Komunikasi BI Nita A. Muelgini mengungkapkan, penurunan posisi cadangan devisa tersebut dipengaruhi oleh pelemahan nilai tukar rupiah. 

"Ada kebutuhan stabilisasi nilai tukar Rupiah, sebagai langkah antisipasi dampak rambatan sehubungan dengan semakin meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global," terang Nita dalam keterangannya, Selasa (7/11). 

Selain itu, penurunan posisi cadangan devisa juga dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah. 

Baca Juga: Meski Melambat, BI Menilai Pertumbuhan Ekonomi RI pada Kuartal III Tetap Kuat

Meski menurun, Nita bilang posisi cadangan devisa tersebut masih kuat dalam mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. 

Cadangan devisa masih berada di atas standar kecukupan internasional yang sekitar tiga bulan impor, atau tepatnya setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 5,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. 

Ke depan, Nita optimistis cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga. 

Ini seiring dengan respons bauran kebijakan yang ditempuh oleh BI dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×