kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.121   7,00   0,04%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Diberi Bunga Layu, KPK Umumkan Tersangka Baru


Jumat, 13 Februari 2009 / 16:06 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo |

JAKARTA. Hari kasih sayang juga dirayakan oleh para jurnalis yang biasa mangkal di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Para jurnalis ini memberikan hadiah bunga layu dan kerupuk melempem pada para pimpinan KPK. Hadiah ini diberikan karena melihat kinerja lembaga anti korupsi ini yang mulai melemah.

“Sebagai sindiran atas kinerja KPK yang mulai layu selama empat bulan terakhir,” ujar Okky Puspa salah seorang jurnalis yang langsung menyerahkannya pada Ketua KPK Antasari Ashar.

Para jurnalis media cetak maupun televisi ini menganggap KPK terlalu lamban mengangani kasus korupsi seperti kesaksian Agus Condro dalam kasus Bank Indonesia (BI), kasus tanjung si api-api dan beberapa kasus korupsi lainnya yang belum dituntaskan oleh KPK.

Tak mau disebut melempem dan layu, Antasari bersama dengan Wakil Ketua KPK Chandra Hamzah langsung mengumumkan tersangka baru dalam dua kasus korupsi.

“Tadinya mau diumumkan hari Senin. Tetapi karena ada bunga layu, kami umumkan hari ini,” ujar Antasari yang disambut tepuk tangan oleh para jurnalis. Yang diumumkan tersangka itu dalam kasus korupsi pengadaan kapal patroli Departemen Perhubungan dan proyek alat balai latihan kerja Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×