kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Di Bengkulu, Jokowi bagi-bagi duit ke penjual ikan


Rabu, 26 November 2014 / 15:20 WIB
ILUSTRASI. Simak 5 dekorasi kamar tidur yang bakal jadi tren di musim ini


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

BENGKULU.  Kunjungan Presiden Joko Widodo di Bengkulu, Rabu (26/11/2014) menjadi berkah bagi para nelayan, pedagang, tukang jahit dan pengurus masjid. Di tempat itu, Jokowi membagi-bagikan uang dan hadiah kepada mereka.

"Ibu-ibu yang jualan ikan mana? Berapa banyak? Sini," ujar Jokowi.

Sebanyak tiga orang penjual ikan perwakilan dari 15 pedagang di Kelurahan Malabero, Bengkulu, mendekatinya. Jokowi tampak berbisik dengan sejumlah ajudan dan staf, lalu staf tersebut menuju mobil kepresidenan dan kembali dengan membawa amplop berwarna coklat.

Melihat tindakan Jokowi memanggil pendagang ikan, ibu-ibu penjahit juga mengacungkan tangan dan dipersilakan maju ke depan. Para penjual pangsit pun menyusul. Berbeda dengan para pedagang ikan, ibu-ibu tersebut tampak mendapatkan amplop berwarna putih.

Sebelumnya, tepatnya di Masjid Kelurahan Malabero di Masjid Al-Hasyim, Jokowi juga ikut memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta. Sementara itu, di Pasar Panorama, koperasi setempat mendapatkan bantuan usaha sebesar Rp 250 juta.

"Gunakan dana ini untuk para nelayan ya," ujar Jokowi mengingatkan.

Jokowi mengunjungi tiga titik di Bengkulu, yakni pemukiman nelayan, kantor pos dan Pasar Panorama. (Firmansyah)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×