kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Dexamethasone tak boleh dikonsumsi sembarangan untuk Covid-19, ini kata dokter Reisa


Sabtu, 20 Juni 2020 / 06:50 WIB
Dexamethasone tak boleh dikonsumsi sembarangan untuk Covid-19, ini kata dokter Reisa


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

Sehingga, sama dengan obat-obatan golongan ini, maka penggunaan dexamethasone yang telah digunakan dalam jangka panjang tidak boleh dihentikan secara tiba-tiba.

"Dokterlah yang akan menurunkan dosis secara bertahap sebelum menghentikan obat ini," imbuhnya.

Konsumsi obat-obatan steroid hanya diperbolehkan di bawah pengawasan ahli dalam hal ini para dokter dan dilakukan di sarana dengan fasilitas yang memadai, yang siap menangani efek samping yang dapat terjadi. 

Untuk itu, "BPOM akan memantau peredaran dexamethasone," kata Reisa.

Baca Juga: WHO harap ratusan juta vaksin corona siap di 2020, ini prioritas yang mendapatkannya

Menurutnya, sampai saat ini belum ada pengobatan untuk mencegah Covid-19. Bahkan, WHO sampai saat ini belum menentukan obat atau rejimen atau kombinasi pengobatan yang tetap untuk perawatan pasien Covid 19. 

Meski begitu, WHO dan Kemenkes RI berpesan agar pasien Covid-19 mengikuti petunjuk dokter dan tidak boleh mengobati diri sendiri. 

Selain itu, "Hindari penggunaan antibiotik dengan tidak tepat karena dapat mengakibatkan resistensi terhadap jenis antibiotik tersebut," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×