kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.993   76,00   0,45%
  • IDX 9.134   58,47   0,64%
  • KOMPAS100 1.263   7,36   0,59%
  • LQ45 893   3,69   0,41%
  • ISSI 334   4,00   1,21%
  • IDX30 455   2,66   0,59%
  • IDXHIDIV20 538   4,37   0,82%
  • IDX80 141   0,76   0,54%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,65   0,45%

Demokrat: Pilkada langsung beratkan presiden


Selasa, 09 September 2014 / 11:02 WIB
Demokrat: Pilkada langsung beratkan presiden
ILUSTRASI. Mobile Legends MPL ID Season 11


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Wakil Ketua Komisi II DPR Khatibul Umam Wiranu mengatakan, pemilihan kepala daerah secara langsung akan memberatkan presiden. Alasan ini, kata dia, menjadi dasar sikap Demokrat untuk condong mendukung usulan kepala daerah dipilih oleh DPRD. 

"Menurut saya, pilkada langsung memberatkan presiden. Misalnya, waktu Pak SBY mau menaikkan harga BBM, setidaknya ada lima kepala daerah yang menolak. Seingat saya, Pak Jokowi dan Teras Narang," kata Khatibul di Gedung DPR, Selasa (9/9). 

Wakil Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU Pilkada itu melanjutkan, para kepala daerah sering mengabaikan instruksi presiden karena merasa sebagai pemimpin yang dipilih langsung oleh masyarakat. Dengan usulan pilkada dipilih melalui DPRD, ia berharap semua kepala daerah akan tunduk dan memudahkan kinerja pemerintah pusat. 

"Ini salah satu efektivitas pilkada melalui DPRD, selain efisiensi anggaran sekitar Rp 41 triliun," ujarnya. 

Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada) yang di dalamnya terdapat mekanisme pemilihan kepala daerah (gubernur, wali kota, dan bupati) akan disahkan pada tanggal 25 September 2014. Hal itu diputuskan Rapat Pimpinan DPR bersama pimpinan fraksi sebagai rapat pengganti Badan Musyawarah di ruang pimpinan DPR, Gedung DPR. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×