kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   0,00   0,00%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Defisit transaksi berjalan berpotensi ke 2,2%


Kamis, 11 Oktober 2012 / 17:01 WIB
ILUSTRASI. Malik (6) belajar secara daring dari rumahnya di Depok, JAwa Barat, Rabu (4/7). PKONTAN/BAihaki/4/7/2021


Reporter: Anna Suci Perwitasari

JAKARTA. Rasio defisit transaksi berjalan Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan III-2012 sebesar 2,6%. Angka ini lebih baik dibandingkan defisit transaksi berjalan di triwulan II yang mencapai 3,1% dari PDB atau sebesar US$ 6,9 miliar.

"Memang ada penurunan. Untuk akhir tahun rasio defisit transaksi berjalan terhadap PDB ini akan terus menurun dan kami perkirakan bisa jadi 2,2% dari PDB," ulas Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution di Jakarta, Kamis (11/10).

Menurutnya, angka ini memang sudah sesuai dengan perkiraan BI, walaupun masih di atas angka 2%. Semakin membaiknya rasio tersebut terjadi karena adanya penurunan pada sektor impor walaupun masih lebih besar dibandingkan ekspor.

"Surplus perdagangan Indonesia masih volatile tapi kami melihat ekspor lebih rendah daripada yang kami duga dan itu juga diikuti oleh penurunan impor," tambah Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×