CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Defisit transaksi berjalan berpotensi ke 2,2%


Kamis, 11 Oktober 2012 / 17:01 WIB
ILUSTRASI. Malik (6) belajar secara daring dari rumahnya di Depok, JAwa Barat, Rabu (4/7). PKONTAN/BAihaki/4/7/2021


Reporter: Anna Suci Perwitasari

JAKARTA. Rasio defisit transaksi berjalan Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan III-2012 sebesar 2,6%. Angka ini lebih baik dibandingkan defisit transaksi berjalan di triwulan II yang mencapai 3,1% dari PDB atau sebesar US$ 6,9 miliar.

"Memang ada penurunan. Untuk akhir tahun rasio defisit transaksi berjalan terhadap PDB ini akan terus menurun dan kami perkirakan bisa jadi 2,2% dari PDB," ulas Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution di Jakarta, Kamis (11/10).

Menurutnya, angka ini memang sudah sesuai dengan perkiraan BI, walaupun masih di atas angka 2%. Semakin membaiknya rasio tersebut terjadi karena adanya penurunan pada sektor impor walaupun masih lebih besar dibandingkan ekspor.

"Surplus perdagangan Indonesia masih volatile tapi kami melihat ekspor lebih rendah daripada yang kami duga dan itu juga diikuti oleh penurunan impor," tambah Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×