kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.871   25,00   0,15%
  • IDX 8.948   11,21   0,13%
  • KOMPAS100 1.234   4,44   0,36%
  • LQ45 870   1,83   0,21%
  • ISSI 326   1,76   0,54%
  • IDX30 442   2,45   0,56%
  • IDXHIDIV20 521   3,93   0,76%
  • IDX80 137   0,53   0,39%
  • IDXV30 145   1,20   0,83%
  • IDXQ30 142   1,03   0,74%

Defisit transaksi berjalan 3% dari PDB, pemerintah siapkan kebijakan


Senin, 13 Agustus 2018 / 14:46 WIB
Defisit transaksi berjalan 3% dari PDB, pemerintah siapkan kebijakan
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Darmin Nasution


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Defisit transaksi berjalan atau currenct account deficit (CAD) kuartal kedua tahun ini mencapai US$ 8 miliar atau menembus 3% dari produk domestik bruto (PDB). Defisit tersebut melebar dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar US$ 5,7 miliar atau 2,2% dari PDB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, level CAD tersebut cukup besar. Makanya, "Pemerintah harus menyiapkan langkah-langkah untuk segera membuat dia turun ke bawah," kata Darmin saat ditemui di Hote Borobudur Jakarta, Senin (13/8).

Menurutnya, untuk membenahi CAD yang paling utama yang perlu diperhatikan yakni defisit pada neraca perdagangan baik perdagangan barang maupun jasa, juga dari saham atau obligasi yang dibeli investor asing. "Sehingga kebijakan yang dibuat harus lebih banyak kemungkinannya kalau urusan transaksi berjalan," tambah Darmin.

Sayangnya, Darmin masih enggan menjelaskan sejauh mana upaya pemerintah untuk membenahi CAD tersebut telah berjalan. Yang jelas lanjut Darmin, kebijakan yang dibuat pastinya menyangkut perdagangan barang dan jasa hingga profit investasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×