kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.025   42,00   0,23%
  • IDX 6.183   -13,34   -0,22%
  • KOMPAS100 807   -4,28   -0,53%
  • LQ45 612   -2,81   -0,46%
  • ISSI 214   -0,24   -0,11%
  • IDX30 344   -1,73   -0,50%
  • IDXHIDIV20 426   -2,63   -0,61%
  • IDX80 92   -0,47   -0,50%
  • IDXV30 116   -0,50   -0,43%
  • IDXQ30 110   -0,86   -0,78%

Defisit perdagangan menyempit


Jumat, 01 Februari 2013 / 15:43 WIB
ILUSTRASI. Memories of Murder, salah satu film tentang serial killler


Reporter: Rika Theo, Herlina KD |

JAKARTA. Defisit perdagangan Indonesia mengecil di bulan Desember 2012, dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara laju penurunan impor tak sederas laju penurunan ekspor.

Badan Pusat Statistik (BPS)  mencatat defisit perdagangan Desember sebesar US$ 0,15 miliar, lebih kecil ketimbang defisit perdagangan November di angka US$ 0,61 miliar.

Selain itu, impor Desember 2012 tercatat sebesar US$ 15,56 miliar. Angka ini turun 5,55% ketimbang Desember 2011 yang sebesar US$ 16,48 miliar. Sementara nilai ekspor merosot 9,78% menjadi US$ 15,41 miliar.

Kepala BPS Suryamin menuturkan, impor Desember juga turun 8,11% dibandingkan impor di bulan sebelumnya. Rinciannya, impor migas turun 9,12% ketimbang November 2012 menjadi US$ 3,71 miliar dan impor non migas turun 7,79% ketimbang November 2012 menjadi US$ 11,80 miliar.

Sedangkan total impor Indonesia selama 2012 berjumlah US$ 191,67 miliar atau naik 8,02% ketimbang periode yang sama tahun 2011.  Dengan total ekspor 2012 yang mencapai US$ 190,04 miliar, Indonesia kembali mencetak defisit perdagangan sebesar US$ 1,63 miliar di tahun lalu.

Suryamin bilang tiga negara utama asal impor Indonesia pada tahun 2012 adalah China dengan (US$ 28,96 miliar), Jepang (US$ 22,69 miliar), dan Amerika Serikat (US$ 11,47 miliar). Pangsa impor dari ketiga negara ini sebesar 42,34%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×