kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.840.000   -44.000   -1,53%
  • USD/IDR 17.195   -11,00   -0,06%
  • IDX 7.656   22,16   0,29%
  • KOMPAS100 1.058   3,59   0,34%
  • LQ45 760   0,85   0,11%
  • ISSI 278   0,66   0,24%
  • IDX30 404   0,37   0,09%
  • IDXHIDIV20 490   -0,12   -0,02%
  • IDX80 119   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   -0,78   -0,56%
  • IDXQ30 130   0,18   0,14%

Defisit Dijaga di Bawah 3%, Rating Indonesia Aman Tapi Tekanan Fiskal Menguat


Senin, 20 April 2026 / 05:55 WIB
Defisit Dijaga di Bawah 3%, Rating Indonesia Aman Tapi Tekanan Fiskal Menguat
ILUSTRASI. Kinerja apbn defisit (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

Dengan pola belanja yang cenderung front-loaded dan penerimaan negara yang belum kuat, ruang fiskal dinilai cepat tergerus sejak awal tahun.

Ia menilai struktur fiskal saat ini masih bertumpu pada instrumen jangka pendek seperti optimalisasi pembiayaan, penggunaan Saldo Anggaran Lebih (SAL), dan pengaturan waktu belanja. 

Sementara itu, tekanan eksternal datang dari kenaikan harga minyak, depresiasi rupiah, dan meningkatnya yield Surat Berharga Negara (SBN) yang mendorong biaya utang lebih mahal.

Baca Juga: Jaga Defisit di Bawah 3%, IMF Sarankan RI Naikkan Tarif Pajak Karyawan Bertahap

“Kombinasi ini menekan subsidi energi dan biaya utang sekaligus, sehingga mempersempit ruang fiskal riil,” ujarnya.

Dalam kondisi tersebut, Rizal menilai target defisit hanya dapat terjaga jika seluruh asumsi berjalan ideal: harga minyak terkendali, disiplin belanja terjaga, dan penerimaan pajak mampu meningkat di tengah pelemahan daya beli. 

Tanpa itu, batas defisit 3% berisiko menjadi sekadar angka administratif.

Ia mendorong pemerintah bersikap realistis dengan membuka opsi penyesuaian fiskal, termasuk APBN Perubahan (APBN-P), jika tekanan global berlanjut. 

Menurutnya, kredibilitas fiskal lebih ditentukan oleh konsistensi kebijakan dibanding sekadar mempertahankan batas defisit secara nominal.

Baca Juga: Defisit Anggaran di Atas Batas Aman Tahun Depan

Pada akhirnya, ukuran kesehatan fiskal tidak hanya terletak pada angka defisit, tetapi pada dampaknya terhadap ekonomi riil, mulai dari penguatan permintaan domestik, peningkatan sektor produktif, penciptaan lapangan kerja, hingga pengelolaan utang yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×