kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.735   67,00   0,38%
  • IDX 6.113   18,50   0,30%
  • KOMPAS100 805   0,34   0,04%
  • LQ45 616   -0,85   -0,14%
  • ISSI 215   0,83   0,39%
  • IDX30 352   0,06   0,02%
  • IDXHIDIV20 435   -3,81   -0,87%
  • IDX80 93   0,07   0,07%
  • IDXV30 121   -0,42   -0,35%
  • IDXQ30 114   -1,14   -0,99%

Defisit anggaran melebar 1,57% di semester I, ini penyebabnya


Senin, 20 Juli 2020 / 17:01 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani berjalan memasuki ruangan untuk mengikuti rapat kerja tertutup dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2020). Rapat itu membahas surat menteri keuangan terkait perkembangan skema burden sharing


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Tendi Mahadi

Untuk belanja negara, Kemenkeu mencatat realisasinya mencapai Rp 1.068,9 triliun, atau setara dengan 39% dari target APBN-Perpres 72/2020 sebesar Rp 2.739,2 triliun.

Belanja negara mencatatkan pertumbuhan 3,3% apabila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp 1.034,7 triliun. 

Baca Juga: Asosiasi DPLK dukung rencana revisi UU Dana Pensiun

Adapun dari sisi pembiayaan, sampai dengan semester I pemerintah telah merealisasi pembiayaan sebesar Rp 416,2 triliun atau 40% dari APBN-Perpres 72/2020 sebesar Rp 1.039,2 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×