kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   -20.000   -0,79%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Defisit anggaran melebar 1,57% di semester I, ini penyebabnya


Senin, 20 Juli 2020 / 17:01 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani berjalan memasuki ruangan untuk mengikuti rapat kerja tertutup dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2020). Rapat itu membahas surat menteri keuangan terkait perkembangan skema burden sharing


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Tendi Mahadi

Untuk belanja negara, Kemenkeu mencatat realisasinya mencapai Rp 1.068,9 triliun, atau setara dengan 39% dari target APBN-Perpres 72/2020 sebesar Rp 2.739,2 triliun.

Belanja negara mencatatkan pertumbuhan 3,3% apabila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp 1.034,7 triliun. 

Baca Juga: Asosiasi DPLK dukung rencana revisi UU Dana Pensiun

Adapun dari sisi pembiayaan, sampai dengan semester I pemerintah telah merealisasi pembiayaan sebesar Rp 416,2 triliun atau 40% dari APBN-Perpres 72/2020 sebesar Rp 1.039,2 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×