kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Debat ketiga, Prabowo ucapkan kata "bocor" 10 kali


Senin, 23 Juni 2014 / 07:44 WIB
ILUSTRASI. Vladimir Putin mengatakan bahwa terjadi kekurangan pasokan sejumlah obat-obatan di Rusia. Sputnik/Gavriil Grigorov/Kremlin via REUTERS 


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Calon presiden Prabowo Subianto tercatat mengucapkan kata "bocor" sebanyak 10 kali dalam acara debat capres babak ketiga yang diadakan di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta Pusat, (22/6/2014) malam.

Kata "bocor" yang dimaksudkan Prabowo, misalnya mengenai sumber daya alam (SDA) Indonesia yang hasilnya sebagian besar mengalir ke luar negeri. Sehingga, bangsa Indonesia hanya merasakan sedikit hasil kekayaan alam miliknya.

Mantan Danjen Kopassus itu mencontohkan kebocoran SDA dalam negeri, seperti bauksit yang diproduksi dalam negeri lalu langsung diekspor ke luar negeri.

"Bauksit itu, bahan alumunium kita jual gelondongan, kemudian kita impor alumunium. Itu namanya kebocoran," kata Prabowo seperti dikutip Tribunnews.com.

Bukan hanya dalam debat kali ini aja Prabowo melontarkan soal kebocoran. Dalam debat sebelumnya, Prabowo menyebut adanya kebocoran di bidang ekonomi yang mencapai ribuan triliun rupiah.

Setelah menjadi perbincangan publik, kubu Prabowo mengakui adanya kesalahan dalam pernyataan. (baca: Timses Prabowo Akui Kesalahan tentang Kebocoran Rp 1.000 Triliun).

Acara debat capres malam ini mengangkat tema politik internasional dan ketahanan nasional yang dipandu oleh Guru Besar Fakultas Hukum Internasional Universitas Indnesia (UI) Hikmahanto Juwana. Masih ada dua kali debat kandidat sebelum pemungutan suara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×