kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Ini jawaban Jokowi soal peran Indonesia di WTO


Minggu, 22 Juni 2014 / 21:52 WIB
ILUSTRASI. Hari Gizi Nasional ke 63 mengangkat tema Protein Hewani Cegah Stunting. Protein hewani efektif dalam mencegah anak mengalami stunting.


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Calon presiden Joko Widodo mengatakan keikutsertaan Indonesia World Trade Organization (WTO) memiliki nilai plus dan minus. Hal itu dikatakan Jokowi menjawab pertanyaan calon presiden Prabowo Subianto mengenai peran Indonesia dalam organisasi perdaganan dunia tersebut.

"Kalau kita tidak ikut WTO, barang-barang kita akan sulit masuk ke sebuah negara. Kita ikut, WTO juga akan untung asal kita produktif," kata Jokowi dalam acara debat capres putaran ketiga di Hotel Holiday Inn, Minggu (22/6).

Menurut Jokowi, jika barang-barang di Indonesia memiliki daya saing yang tinggi, maka bisa diperdagangkan di semua negara. Jokowi berharap Indonesia akan lebih produktif dengan menciptakan industri kreatif, memiliki daya saing tinggi, dan berorientasi untuk ekspor ke luar negeri. Menurut Jokowi, Indonesia jangan kalah dengan produk luar negeri.

"Pentingnya kita memperkuat produktivitas, daya saing tinggi. Jika ada barang masuk ke Indonesia tentu saja sangat mengagu kita. Tapi kalau harga kita bisa bersaing tidak masalah," katanya. (Dani Maharani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×