kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini jawaban Jokowi soal peran Indonesia di WTO


Minggu, 22 Juni 2014 / 21:52 WIB
ILUSTRASI. Hari Gizi Nasional ke 63 mengangkat tema Protein Hewani Cegah Stunting. Protein hewani efektif dalam mencegah anak mengalami stunting.


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Calon presiden Joko Widodo mengatakan keikutsertaan Indonesia World Trade Organization (WTO) memiliki nilai plus dan minus. Hal itu dikatakan Jokowi menjawab pertanyaan calon presiden Prabowo Subianto mengenai peran Indonesia dalam organisasi perdaganan dunia tersebut.

"Kalau kita tidak ikut WTO, barang-barang kita akan sulit masuk ke sebuah negara. Kita ikut, WTO juga akan untung asal kita produktif," kata Jokowi dalam acara debat capres putaran ketiga di Hotel Holiday Inn, Minggu (22/6).

Menurut Jokowi, jika barang-barang di Indonesia memiliki daya saing yang tinggi, maka bisa diperdagangkan di semua negara. Jokowi berharap Indonesia akan lebih produktif dengan menciptakan industri kreatif, memiliki daya saing tinggi, dan berorientasi untuk ekspor ke luar negeri. Menurut Jokowi, Indonesia jangan kalah dengan produk luar negeri.

"Pentingnya kita memperkuat produktivitas, daya saing tinggi. Jika ada barang masuk ke Indonesia tentu saja sangat mengagu kita. Tapi kalau harga kita bisa bersaing tidak masalah," katanya. (Dani Maharani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×