kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Daya beli masyarakat jadi kunci memulihkan ekonomi Indonesia


Rabu, 05 Agustus 2020 / 17:02 WIB
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Pemerintah berupaya mendongkrak daya beli masyarakat untuk memulihkan ekonomi nasional dari ancaman resesi.


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selain menggenjot belanja pemerintah, pemerintah juga berupaya mendongkrak daya beli masyarakat untuk memulihkan ekonomi nasional dari ancaman resesi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, peningkatan daya beli menjadi kunci memulihkan perekonomian. Ia menyebut, daya beli atau konsumsi masyarakat merupakan motor penggerak untuk menggerakan perekonomian.

Baca Juga: Ekonomi minus 5,32%, ini sektor ekonomi yang masih tumbuh di kuartal II 2020

Airlangga berharap, dengan langkah memulihkan daya beli, pertumbuhan ekonomi yang negatif pada kuartal II-2020 bisa diperbaiki pada kuartal III-2020 dan bisa segera pulih.

“Daya beli masyarakat akan terjaga melalui bansos dan subsidi, untuk masyarakat miskin dan rentan,” kata Airlangga dalam live conference, Rabu (5/8).

Ia menambahkan, pemerintah terus berkomitmen tetap menjaga daya beli dan permintaan dalam negeri dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

Baca Juga: Jadi kontributor pertumbuhan terbesar, ekonomi Pulau Jawa anjlok dalam di kuartal II

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×