kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Data 2,3 juta warga diduga bocor, Menkominfo angkat bicara


Jumat, 22 Mei 2020 / 13:00 WIB
Data 2,3 juta warga diduga bocor, Menkominfo angkat bicara
ILUSTRASI. Menkominfo Johnny G Plate memberikan sambutan saat hadir dalam acara Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Fresh Graduate Academy (FGA) dan Vocational School Graduate Academy (VSGA) Digital Talent Scholarship (D


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Tendi Mahadi

Saat ini pemerintah sedang membuat pusat data nasional. Nantinya pusat data itu akan mengintegrasikan data-data pemerintah dengan sistem keamanan yang berlapis.

Diharapkan pusat data tersebut akan mencegah terjadinya perpindahan data dari satu lembaga kepada lembaga lainnya. Sehingga akan memperkuat ketahanan data dan informasi nasional.

Baca Juga: Duh, hacker mengklaim memiliki 200 juta data warga Indonesia dan siap membocorkan

Tidak hanya di sektor pemerintah, kebocoran data juga terjadi di sektor swasta. Sebagai informasi, sebelumnya platform belanja online Tokopedia juga mengalami kebocoran data pengguna.

Berdasarkan informasi sebanyak 91 juta data pengguna Tokopedia bocor. Meski begitu sejumlah data penting seperti kata sandi diklaim masih terlindungi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×