Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengesahan Undang-Undang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) oleh DPR RI menjadi angin segar bagi penguatan daya saing ekonomi nasional.
Regulasi anyar ini dirancang untuk memposisikan Indonesia sebagai pusat finansial internasional yang tangguh serta mampu menarik arus modal global secara optimal.
Langkah strategis ini dinilai penting mengingat kawasan Asia tengah mengalami pergeseran arus modal dalam skala besar. Penguatan kelembagaan dan iklim investasi yang kondusif menjadi kunci utama agar Indonesia dapat menggaet potensi dana asing yang melimpah di tingkat regional.
Baca Juga: Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Ini Institusi Baru Bentukan Presiden Prabowo
"Asia sedang memasuki salah satu perpindahan kekayaan terbesar dalam sejarah. Sekitar US$5,8 triliun aset diperkirakan akan berpindah tangan sepanjang dekade ini. Di tengah perubahan tersebut, daya saing setiap negara semakin ditentukan oleh kualitas institusi yang mampu membangun kepercayaan investor," ujar CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani dilansir dari akun Instagram pribadinya @rosanroeslani, Kamis (23/7/2026).
Rosan menjelaskan, kehadiran PFII akan memberikan dampak signifikan terhadap integrasi pasar keuangan domestik dengan lanskap finansial global. Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong lebih banyak aktivitas transaksi pembiayaan serta pengelolaan aset bernilai tinggi agar terjadi di dalam negeri.
"PFII memperkuat posisi Indonesia dalam arus modal global dengan mendorong lebih banyak aktivitas pembiayaan, investasi, dan pengelolaan aset berlangsung di Indonesia," jelasnya.
Guna memastikan pembentukan ekosistem ini berjalan solid, Danantara Indonesia bakal mengambil peran dalam memikat kepercayaan pasar. Kehadiran lembaga ini diharapkan mampu memicu masuknya modal swasta domestik maupun modal asing ke berbagai sektor strategis nasional.
"Danantara berperan sebagai anchor investor untuk mendukung pembangunan awal ekosistem ini melalui tata kelola investasi yang kredibel serta mendorong partisipasi investor swasta dan investor global," tandasnya.
Baca Juga: Perkuat Otot Rupiah, BI Perluas Insentif Investasi Portofolio Asing
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
