kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Dana perbaikan infrastruktur sudah tersedia


Jumat, 07 Februari 2014 / 16:06 WIB
ILUSTRASI. Orang terkaya kedua dunia, Gautam Adani, pernah meramalkan hal menarik tentang ekonomi India. REUTERS/Rupak De Chowdhuri


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemerintah menyatakan anggaran untuk infrastruktur telah ada di masing-masing kementerian/lembaga, yang bisa digunakan memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana alam.

"Anggaran infrastruktur itu sudah ada di masing-masing K/L. Bangun jalan dan perbaikan jalan sudah ada di PU. Sementara ini pakai itu dulu. Jangan bilang mau tambah, padahal pagunya belum," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementerian Keuangan Askolani, Jumat (7/2/2014).

Lebih lanjut, Askolani mengatakan pemerintah mematok angka anggaran belanja untuk infrastruktur tahun 2014 sebesar Rp 206 triliun. Angka ini lebih besar dibandingkan angka perhitungan awal.

"Angka belanja infrastruktur untuk 2014 itu Rp 206 triliun. Angka awal Rp 188 triliun, setelah kita update dengan hasil APBN itu Rp 206 triliun," kata Askolani.

Bila dibandingkan dengan anggaran infrastruktur dalam APBN tahun 2013, Askolani mengaku memang ada tren kenaikan. Sekedar informasi, tahun lalu anggaran infrastruktur mencapai Rp 184 triliun.

"Serapannya jadi dari sisi Kementerian/Lembaga Rp 172 triliun, dari non Kementerian/Lembaga Rp 34 triliun. Dari Kementerian/Lembaga yang dominan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian ESDM," ujar dia. (Sakina Rakhma Diah Setiawan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×