Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Tri Adi
JAKARTA. Pemerintah Indonesia sampai saat ini masih memarginalkan upaya pencarian teknologi dan penelitian dalam anggarannya. Itu terlihat dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang masih minim untuk penelitian teknologi.
"Alokasi anggaran nasional untuk riset tidak lebih dari 0,1%, bandingkan misalnya dengan Malaysia yang mendekati 2%. Jangan bandingkan dengan negara yang lebih maju," kata Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli dalam Gelar Teknologi Kehutanan di Jakarta, hari ini.
Adapun Kepala Litbang Kehutanan Tachrir Fathoni menambahkan, saat ini anggaran penelitian di Departemen Kehutanan sebesar 5% dari nilai alokasi anggaran Dephut yang mencapai Rp 3,2 triliun pada 2010. "Itu masih sangat minim dibandingkan dengan kebutuhan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)