kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.068.000   40.000   1,32%
  • USD/IDR 16.840   20,00   0,12%
  • IDX 8.281   -115,25   -1,37%
  • KOMPAS100 1.164   -19,17   -1,62%
  • LQ45 838   -10,13   -1,20%
  • ISSI 294   -5,33   -1,78%
  • IDX30 442   -3,23   -0,73%
  • IDXHIDIV20 529   -1,28   -0,24%
  • IDX80 130   -2,01   -1,52%
  • IDXV30 143   -1,99   -1,38%
  • IDXQ30 142   -0,37   -0,26%

Dana Penelitian Indonesia Cuma 0,1%


Rabu, 18 November 2009 / 14:51 WIB


Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Pemerintah Indonesia sampai saat ini masih memarginalkan upaya pencarian teknologi dan penelitian dalam anggarannya. Itu terlihat dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang masih minim untuk penelitian teknologi.

"Alokasi anggaran nasional untuk riset tidak lebih dari 0,1%, bandingkan misalnya dengan Malaysia yang mendekati 2%. Jangan bandingkan dengan negara yang lebih maju," kata Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli dalam Gelar Teknologi Kehutanan di Jakarta, hari ini.

Adapun Kepala Litbang Kehutanan Tachrir Fathoni menambahkan, saat ini anggaran penelitian di Departemen Kehutanan sebesar 5% dari nilai alokasi anggaran Dephut yang mencapai Rp 3,2 triliun pada 2010. "Itu masih sangat minim dibandingkan dengan kebutuhan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×