kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.068.000   40.000   1,32%
  • USD/IDR 16.863   23,00   0,14%
  • IDX 8.281   -115,25   -1,37%
  • KOMPAS100 1.164   -19,17   -1,62%
  • LQ45 838   -10,13   -1,20%
  • ISSI 294   -5,33   -1,78%
  • IDX30 442   -3,23   -0,73%
  • IDXHIDIV20 529   -1,28   -0,24%
  • IDX80 130   -2,01   -1,52%
  • IDXV30 143   -1,99   -1,38%
  • IDXQ30 142   -0,37   -0,26%

Teknologi Percepat Penyelesaian Masalah Kehutanan


Rabu, 18 November 2009 / 12:02 WIB


Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa sektor kehutanan memerlukan teknologi untuk mempercepat penyelesain masalah-masalah yang dihadapinya, Misalnya masalah penurunan produktivitas hutan alam, belum berkembangnya hutan tanaman sebagai substitusi hutan alam,

Selain itu, menurut Menhut, teknologi juga diperlukan untuk mengatasi ancaman kepunahan kekayaan biodiversitas, penanganan hasil hutan yang belum optimal, pengelolaan DAS, penurunan ekologis hutan, rendahnya nilai tambah produk manufaktur kehutanan, Di samping itu, juga kesiapan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

"Semua persoalan itu sedang kita formulasikan menjadi kebijakan prioritas kehutanan periode 2010-2014," kata Menhut ketika membuka Gelar Teknologi Kehutanan 2009 di Gedung Manggala Wanabakti Dephut Jakarta, hari ini. Namun, Menhut menambahkan, upaya penelitian dan pengembangan teknologi masih banyak keterbatasan. Di antaranya masalah pendanaan karena alokasi anggaran nasional untuk riset saat ini hanya sebesar 0,1%. Padahal, anggaran riset Malaysia mendekati 2%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×