kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Dampak asap, evakuasi anak-anak pakai kapal perang


Jumat, 23 Oktober 2015 / 16:15 WIB
Dampak asap, evakuasi anak-anak pakai kapal perang


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah berencana akan melakukan evakuasi terhadap warga yang menjadi korban kabut asap di sejumlah daerah terdampak.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah akan mengerahkan kapal-kapal perang untuk mengevakuasi masyarakat.

Namun, Luhut mengatakan tidak semua warga akan diungsikan di dalam kapal perang tersebut. Hanya anak kecil dan bayi saja mendapatkan tempat.

"Tidak massal. Kami utamakan kepada anak kecil dan bayi," ujar Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (23/10).

Luhut menjelaskan, evakuasi warga terdampak ke kapal perang yang disediakan menunggu terlebih dahulu fasilitas yang dimiliki Kementerian Sosial. Jika tidak memadai, maka jalan terakhir yaitu mengevakuasi ke kapal perang.

"Tapi langkah pertama di daerah sendiri dulu. Ibu Khofifah (Menteri Sosial) punya fasilitas di daerah-daerah itu, nanti akan diperbaiki, dikasih curtain (tirai) dan air purifying serta dikasih tempat ASI di sana," kata Luhut.

Rencananya, pemerintah akan mengerahkan enam unit kapal perang dan kapal milik Pelni untuk mengevakuasi.

Kapal-kapal tersebut akan merapat di Sumatera dan Kalimantan yang kini terdampak kabut asap. (Imanuel Nicolas Manafe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×