kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.805.000   -25.000   -0,88%
  • USD/IDR 17.310   97,00   0,56%
  • IDX 7.379   -163,01   -2,16%
  • KOMPAS100 1.004   -27,06   -2,62%
  • LQ45 716   -20,09   -2,73%
  • ISSI 267   -5,87   -2,15%
  • IDX30 393   -8,15   -2,03%
  • IDXHIDIV20 483   -9,27   -1,88%
  • IDX80 112   -3,07   -2,66%
  • IDXV30 140   -1,20   -0,85%
  • IDXQ30 126   -2,76   -2,14%

Daker Bandara Imbau Ketua Rombongan Atur Anggotanya Demi Percepat Penempatan Bus


Kamis, 23 April 2026 / 19:07 WIB
Daker Bandara Imbau Ketua Rombongan Atur Anggotanya Demi Percepat Penempatan Bus
ILUSTRASI. Ketua rombongan diminta menata jemaah sejak awal di bandara. Ini cara termudah percepat perpindahan ke bus. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - MADINAH. Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basir, mengimbau para ketua rombongan (karom) untuk menata jemaah sejak masih berada di area bandara. Langkah ini dinilai penting agar proses penempatan bus bagi jemaah haji yang tiba di Bandara Amir Mohammad Bin Abdul Aziz, Madinah, bisa berlangsung lebih cepat dan tertib.

"Kami harapkan jemaah saat akan keluar gate bandara mereka sudah mengatur rombongan sejak dari dalam bandara sehingga keluar gate sudah urut per rombongan," ungkap Abdul saat ditemui di Bandara Madinah, Kamis (23/4/2026).

Imbauan tersebut disampaikan setelah pihak Daker Bandara mengevaluasi kondisi pada hari pertama kedatangan, ketika 15 kelompok terbang (kloter) tiba secara bersamaan. Dari hasil pemantauan di lapangan, penataan rombongan sejak awal dinilai mampu memperlancar alur pergerakan jemaah.

Baca Juga: Kementerian PKP, BPN, dan Kemendagri Sinkronkan Tata Ruang, Izin Perumahan Dipercepat

Abdul menjelaskan, pengaturan rombongan sejak di dalam bandara juga membantu mempercepat proses perpindahan jemaah dari terminal kedatangan menuju bus, khususnya bagi jemaah yang menggunakan layanan fast track atau Mekkah Route.

"Kalau fast track kita hanya diberi waktu 30 menit, jemaah sudah harus keluar dari bandara kalau lebih itu kita akan mendapat teguran keras. Syarikah juga akan mendapatkan denda dari otoritas yang ada di Arab Saudi," ujarnya.

Dalam kesempatan berbeda, Salah satu jemaah asal Langkat, Sumatra Utara, Ahmad Fitria (52), mengapresiasi fasilitas transportasi yang disediakan. Ia menilai bus yang digunakan nyaman dan penataan jemaah berjalan baik sehingga proses masuk ke dalam bus menjadi lebih cepat.

Baca Juga: KBLI Resmi Baru Berlaku, BPS: Penyesuaian Kode Otomatis Tanpa Ubah Usaha

"Busnya nyaman, fasilitasnya bagus. Penataan cukup bagus jadi pengaturan jemaah saat masuknya juga lebih singkat," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×