kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Dahlan tak penuhi panggilan Kejakti


Kamis, 11 Juni 2015 / 11:55 WIB
ILUSTRASI. OPPO A59 Terbaru Resmi Meluncur, Harga Rp 3 Jutaan


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA, Mantan Direktur PLN, Dahlan Iskan hari ini tidak hadir ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk pemeriksaan. Asal tahu saja, ini merupakan pemeriksaan pertamanya setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pembangunan 21 gardu induk PT PLN di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara senilai Rp 1,06 triliun.

Waluyo, Kepala Seksi Penerangan Umum dan Humas Kejati DKI Jakarta menegaskan ketidakhadiran Dahlan Iskan karena dia belum ada pengacara yang mendampinginya. " Beliau meminta waktu penundaan sampai tanggal 17 Juni 2015 jam 9," tambahnya.

Waluyo menjelaskan bila surat permohonan tersebut diantarkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta hari ini pukul 09.30 wib. Surat tersebut diantarkan oleh pengawai Jawa Pos.

Dahlan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut pada Jumat (5/6). Penetapan itu dilakukan setelah sehari sebelumnya, Dahlan diperiksa sebagai saksi sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×