kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Daging sapi dan beras penyumbang terbesar inflasi Agustus


Jumat, 26 Agustus 2011 / 20:49 WIB
ILUSTRASI. SUBSIDI LISTRIK. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Bahan kebutuhan pokok masih menjadi pemicu laju inflasi selama Agustus 2011. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Rusman Heriawan bilang, daging sapi dan beras adalah dua bahan kebutuhan pokok penyumbang inflasi cukup besar bulan ini.

Pasalnya, harga daging sapi mengalami kenaikan sekitar 4% dan harga beras melonjak 2%. Adapun bahan kebutuhan pokok lainnya seperti bawang merah, cabe merah, cabe rawit, telur ayam ras, dan daging ayam ras mengalami penurunan. "Bawang merah mengalami penurunan paling dalam sekitar 28%," ujar Rusman usai buka puasa bersama di Istana Negara, Jumat (26/8) malam.

Lantaran harga beberapa bahan pokok masih ada yang melandai, kata Rusman, secara umum tidak terjadi lonjakan harga yang cukup besar. Dengan demikian laju inflasi tidak akan menyentuh 1%.

Angkanya akan berkisar antara 0,5% hingga mendekati 1%. "Bulan Agustus ini walaupun puasa lebaran ditumpuk disitu, harga bahan kebutuhan pokok tidak begitu melonjak-lonjak," katanya.

Menurut Rusman, para petugas BPS tetap memantau perkembangan harga kebutuhan pokok hingga tanggal 28 Agustus nanti. Proses itu berjalan sejak pagi hari saat transaksi di pasar-pasar tradisional mulai bergulir hingga sore hari saat kondisi pasar lengang.

Nah, dia menyarankan sebaiknya jika ingin membeli daging sapi di pasar tradisional jangan pagi hari, melainkan siang atau sore hari saat transaksi sepi. Sebab, harganya bakalan turun. "Dalam satu hari itu bisa terjadi variasi harga yang cukup signifikan dari pagi sampai sore," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×