kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Inflasi tahun ini diperkirakan sesuai target


Kamis, 25 Agustus 2011 / 15:24 WIB
ILUSTRASI. Sebuah logo Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di markasnya di Jenewa, Swiss, 25 Juni 2020.


Reporter: Herlina KD | Editor: Edy Can


JAKARTA. Inflasi tahun ini diperkirakan sesuai dengan target. Kepala Ekonom Danareksa Research Institute Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan, hingga akhir tahun inflasi akan ada pada kisaran 5% - 5,1%.

Bahkan, dia mengatakan, laju inflasi 2011 berpotensi di bawah 5%. Asal tahu saja, pemerintah menargetkan inflasi 2011 sebesar 5,65%.

Nah, untuk Agustus ini, Purbaya memperkirakan angka inflasi akan ada pada kisaran 0,69%. Secara year on year, dia meramalkan, laju inflasi pada kisaran 4,53%.

Purbaya menilai, angka inflasi Agustus ini cukup terkendali kendati ada Lebaran. Dia menilai, ada beberapa harga pangan yang mengalami penurunan. Ia mencontohkan, beberapa harga bumbu masak seperti cabai merah dan cabai hijau justru melorot. "Harga pangan (saat ini) lebih rendah dari lebaran biasanya. Kalaupun ada kenaikan, naiknya tidak terlalu tinggi," ungkapnya, Kamis (25/8).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang Brodjonegoro memperkirakan meski inflasi Agustus ini akan naik tapi kisarannya sekitar 0,7% - 1%. "Memang ada kenaikan harga, harga beras naik, tapi tidak semua harga barang naik dan berdampak besar," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×