kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

CT: Pengurangan BBM subsidi baru wacana Pertamina


Minggu, 20 Juli 2014 / 16:05 WIB
CT: Pengurangan BBM subsidi baru wacana Pertamina
ILUSTRASI. Haid Tidak Lancar? Yuk Kenali Penyebab Siklus Menstruasi Tidak Teratur


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Menteri koordinator bidang perekonomian Chaerul Tanjung (CT) mengaku sampai saat ini pemerintah belum memutuskan rencana pengurangan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Rencana pengurangan pasokan, menurut CT, baru berasal dari Pertamina selaku perusahaan yang mendistribusikan BBM subsidi.

CT bilang pemerintah belum memutuskan pengurangan pasokan tersebut. Apalagi pemerintah berkomitmen memenuhi kebutuhan masyarakat. "Kalau ada kemungkinan konsumsi BBM akan melebihi kuota 46 juta kilo liter, itu akan dibicarakan," ujarnya, Jumat (19/7) di Jakarta.

Menurutnya boleh saja Pertamina mengurangi distribusi BBM bersubsidi, asal masyarakat kebutuhannya terpenuhi. Secara filosofis, menurut CT masalah kuota BBM bersubsidi bisa dikendalikan dengan dua cara, kalau tidak mengurangi kebutuhan dan dengan mengurangi suplai.

Hanya saja, menurutnya semua opsi harus tetap memperhatikan kepentingan masyarakat banyak. Ia berjanji akan segera membicarakan dengan Pertamina, langkah apa yang bakal diambil. Sementara itu, untuk kebutuhan selama lebaran dan hari raya, CT memastikan tidak ada pengurangan. "Saya sudah sampaikan ke Pertamina, untuk lebaran tidak boleh ada pengurangan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×