kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   -20.000   -0,79%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Corona makin meluas, jumlah orang miskin diprediksi bertambah 4,86 juta jiwa


Selasa, 19 Mei 2020 / 15:32 WIB
ILUSTRASI. Warga menunjukkan uang Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa di Balai desa Janti, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (14/5/2020). Bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi sebesa


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Tendi Mahadi

Saat itu, Sri memproyeksikan dalam skenario berat angka kemiskinan bisa meningkat dengan tambahan 1,1 juta orang.

Kemudian, angka pengangguran yang selama ini telah menurun secara konsisten dalam lima tahun terakhir akan meningkat sebanyak 2,9 juta orang di dalam skenario tersebut.

Baca Juga: Meski defisit bertambah, Sri Mulyani masih berharap ekonomi tumbuh 2,3%

Adapun di dalam skenario sangat berat, saat itu Sri memproyeksikan kemungkinan tambahan kemiskinan sebanyak 3,78 juta orang dengan penambahan pengangguran baru sebanyak 5,2 juta.

"Dengan dampak tersebut maka pemerintah mendesain langkah-langkah penanganan dan pemulihan ekonomi akibat adanya Corona, baik dari sisi demand maupun dari sisi supply side-nya," kata Sri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×