kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.938   21,00   0,12%
  • IDX 9.057   -18,15   -0,20%
  • KOMPAS100 1.255   -1,23   -0,10%
  • LQ45 889   -0,84   -0,09%
  • ISSI 330   -0,22   -0,07%
  • IDX30 453   0,15   0,03%
  • IDXHIDIV20 536   2,79   0,52%
  • IDX80 140   -0,20   -0,14%
  • IDXV30 148   1,10   0,75%
  • IDXQ30 145   0,18   0,13%

Chiang Mai Initiative naik jadi US$ 240 miliar


Jumat, 18 Juli 2014 / 15:29 WIB
Chiang Mai Initiative naik jadi US$ 240 miliar
ILUSTRASI. Cara Login Instagram yang Lupa Kata Sandi lewat Nomor HP hingga Email. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Ruisa Khoiriyah

JAKARTA. Negara-negara yang tergabung dalam Chiang Mai Initiative Multilateralisation (CMIM) sepakat menaikkan fasilitas nilai komitmen kerjasama menjadi sebesar US$ 240 miliar, dari sebelumnya sebesar US$ 120 miliar.

Dalam rilisnya, Bank Indonesia (BI) menyatakan, perjanjian itu berlaku efektif mulai 17 Juli 2014.

Elemen utama dalam amandemen perjanjian CMIM, selain peningkatan nilai komitmen kerjasama yaitu tersedianya fasilitas CMIM Precautionary Line (Pencegahan Krisis) dan peningkatan IMF de-linked portion dari 20% menjadi 30%.

Bank sentral menyatakan bahwa amandemen ini akan memperkuat jaring pengaman keuangan regional bagi anggota CMIM. Terutama dalam menghadapi masalah neraca pembayaran potensial maupun aktual dan kesulitan likuiditas jangka pendek.

Amandemen perjanjian CMIM merupakan kerjasama keuangan antar Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral di Kawasan ASEAN bersama dengan negara China, Jepang dan Korea (ASEAN+3), serta Hong Kong Monetary Authority (HKMA).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×