kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Chandra Antonio Tan Mengaku Dipalak Rp 5 Miliar


Jumat, 21 November 2008 / 15:59 WIB


Reporter: Aprillia Ika |

JAKARTA. Demi meraup keuntungan miliaran rupiah, Chandra Antonio Tan, Direktur PT  Chandratex Indo Arta yang juga salah calon investor pelabuhan Tanjung Api-api mengaku tidak pelit ketika Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dan Sekda Bintan meminta uang pelicin sebesar Rp 5 miliar. Menurutnya, uang tersebut diminta pihak Pemda Sumsel untuk diberikan kepada para wakil rakyat yang bermarkas di Senayan.

"Saya menyediakan dana Rp 5 miliar untuk anggota Komisi IV sebagai persetujuan alih fungsi Tanjung Api Api," ujarnya dalam persidangan kasus ini dengan terdakwa anggota komisi IV DPR  Al Amien Nur Nasution di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta (21/11).

Selanjutnya, Chandra juga mengaku di depan majelis hakim yang diketuai Teguh Haryanto bahwa dirinya tidak menerima kompensasi atau imbalan apapun dari Pemda Sumsel atas dana Rp 5 miliar yang terlanjut digelontorkannya tersebut.

"Saya cuma tidak enak (kalau tidak meminjamkan) yang Mulia dan sekarang saya minta uang saya itu dikembalikan," terang Chandra kepada Teguh.

Kesaksian Chandra tentusaja memojokkan posisi terdakwa Al Amien yang selama ini selalu mengelak menerima aliran dana pelabuhan Tanjung Api-api dalam persidangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×