kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Cerita Presiden Jokowi dan spekulan beras


Jumat, 27 Februari 2015 / 20:10 WIB
ILUSTRASI. Genshin Impact X Pizza Hut ke Indonesia, ini 10 Outlet yang Kebagian Acara Khusus


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menduga, kalau kebijakannya akan langsung direspon oleh spekulan beras. Ceritanya, ketika bulan November hingga Desember lalu, Jokowi tak kunjung mengimpor beras.

Biasanya, bulan-bulan itu waktu yang digunakan mengimpor beras. Namun, Jokowi bergeming, dengan alasan stok beras akan cukup hingga masa panen raya tiba. Meskipun, jumlahnya tidak begitu melimpah.

Kebijakan ini lalu direspon oleh spekulan harga dengan menimbun beras. "Mereka pikir, kita gak akan punya stok padahal stok kita cukup," ujar Jokowi, Jumat (28/2) di Istana Merdeka, kepada KONTAN.

Kemudian, pada bulan Februari harga mulai melambung tinggi, karena ada orang yang mempermainkan stok di pasar. Singkat cerita, kini harga beras di pasar sudah mulai stabil. Beberapa kebijakan penting dibuat, dengan melakukan operasi pasar.

Petikan wawancara lengkap KONTAN dengan Jokowi bisa disimak di harian KONTAN, besok (28/2).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×