kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Cegah penyadapan, lembaga negara diminta sinergi


Kamis, 31 Oktober 2013 / 13:49 WIB
Cegah penyadapan, lembaga negara diminta sinergi
ILUSTRASI. Harga batubara melejit di tengah ketidakpastian global


Reporter: Ferry Hidayat | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Anggota Komisi I DPR, Nuning Kertopati Susaningtyas menilai, Indonesia sebagai negara berdaulat harus mengantisipasi kinerja spionase.

"Sistem early warning harus dilakukan secara lebih luas, " kata Nuning (31/10).

Politisi dari Partai Hanura ini menyarankan, perlu adanya kerja sinergis dan terintegrasi antarlembaga negara dalam mencegah adanya aksi penyadapan yang dilakukan intelijen asing.

"Bukan hanya Kementerian Luar Negeri yang harus mengantisipasi, harus terintegrasi juga dengan Badan Intelijen Nasional (BIN), Intelkam Polri, serta kemampuan IT harus ditingkatkan" imbuhnya.

Sebelumnya, operasi spionase Amerika Serikat diduga dilakukan di kantor Kedutaan AS di Jakarta. Hal tersebut terungkap atas bocornya dokumen mantan kontraktor National Security Agency (NSA), Edward Snowden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×