kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Cegah penyadapan, lembaga negara diminta sinergi


Kamis, 31 Oktober 2013 / 13:49 WIB
ILUSTRASI. Harga batubara melejit di tengah ketidakpastian global


Reporter: Ferry Hidayat | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Anggota Komisi I DPR, Nuning Kertopati Susaningtyas menilai, Indonesia sebagai negara berdaulat harus mengantisipasi kinerja spionase.

"Sistem early warning harus dilakukan secara lebih luas, " kata Nuning (31/10).

Politisi dari Partai Hanura ini menyarankan, perlu adanya kerja sinergis dan terintegrasi antarlembaga negara dalam mencegah adanya aksi penyadapan yang dilakukan intelijen asing.

"Bukan hanya Kementerian Luar Negeri yang harus mengantisipasi, harus terintegrasi juga dengan Badan Intelijen Nasional (BIN), Intelkam Polri, serta kemampuan IT harus ditingkatkan" imbuhnya.

Sebelumnya, operasi spionase Amerika Serikat diduga dilakukan di kantor Kedutaan AS di Jakarta. Hal tersebut terungkap atas bocornya dokumen mantan kontraktor National Security Agency (NSA), Edward Snowden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×