kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 16.996   -53,00   -0,31%
  • IDX 7.171   122,61   1,74%
  • KOMPAS100 991   19,07   1,96%
  • LQ45 726   9,78   1,37%
  • ISSI 256   5,35   2,13%
  • IDX30 392   3,68   0,95%
  • IDXHIDIV20 487   -0,86   -0,18%
  • IDX80 111   1,79   1,63%
  • IDXV30 134   -1,05   -0,77%
  • IDXQ30 128   1,13   0,89%

Catatkan Defisit, Neraca Pembayaran Indonesia Masih Membaik di Awal Tahun 2022


Sabtu, 21 Mei 2022 / 16:01 WIB
ILUSTRASI. Petugas keamanan mengawasi proses bongkar muat kontainer di Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (19/3). Catatkan Defisit, Neraca Pembayaran Dinilai Masih Membaik di Awal Tahun 2022


Reporter: Dendi Siswanto, Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

Hanya, transaksi investasi lainnya mencatat defisit yang lebih besar dari kuartal sebelumnya. Penyebabnya antara lain peningkatan piutang dagang dan penempatan ke aset valas sejalan dengan masih tingginya aktivitas ekspor.

Pemulihan lebih cepat

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memaparkan, pihaknya telah merevisi proyeksi neraca transaksi berjalan tahun ini, dari sebelumnya -2,15% terhadap PDB menjadi 0,03% terhadap PDB.

Baca Juga: Menperin: Ekspor Industri Manufaktur Terus Naik Berkat Hilirisasi

Menurutnya, perubahan proyeksi neraca transaksi berjalan seiring percepatan pemulihan ekonomi domestik. Ia pun memperkirakan surplus neraca barang pada neraca transaksi berjalan tahun ini akan menyusut. Sebab, impor akan mengejar ekspor yang sebagian besar terjadi pada semester II-2022.

Faisal melihat, bahan baku dan barang modal yang mencapai 90% dari total impor menunjukkan pemulihan kegiatan investasi dan produksi yang akan mendorong permintaan barang-barang impor tersebut. "Namun, konflik Rusia-Ukraina bakal memperpanjang tren kenaikan harga komoditas," sebut dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×