kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.894.000   23.000   1,23%
  • USD/IDR 16.445   0,00   0,00%
  • IDX 7.107   66,36   0,94%
  • KOMPAS100 1.034   12,73   1,25%
  • LQ45 806   9,73   1,22%
  • ISSI 223   1,91   0,86%
  • IDX30 421   5,94   1,43%
  • IDXHIDIV20 502   10,81   2,20%
  • IDX80 116   1,41   1,23%
  • IDXV30 120   2,66   2,27%
  • IDXQ30 138   2,04   1,50%

Cari FDR Sukhoi, Kopassus & Paskhas dampingi Rusia


Sabtu, 19 Mei 2012 / 09:23 WIB
Cari FDR Sukhoi, Kopassus & Paskhas dampingi Rusia
ILUSTRASI. Alphonzus Widjaja, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI)


Reporter: Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

BOGOR. Sejumlah 18 personel Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Pasukan Khas AU (Paskhas) mendampingi 10 anggota Tim SAR Rusia untuk mencari flight data recorder (FDR) pesawat Sukhoi Super Jet 100 di Gunung Salak, Sabtu (19/5).

Tim Rusia menyatakan akan fokus pada pencarian FDR, setelah evakuasi korban dinyatakan dihentikan kemarin.

Komandan Korem 061/Suryakencana Kolonel (Inf) AM Putranto menuturkan, pencarian FDR dihentikan Jumat (18/5) siang, karena angin kencang dan hujan turun deras pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. Tim bertahan di Gunung Salak dan melanjutkan pencarian pada hari ini pukul 06.00.

"Kami akan terus mendampingi Tim Rusia. Sesuai permintaan Kepala Basarnas (Marsekal Madya Daryatmo), tim Rusia harus melapor apakah akan melanjutkan atau menghentikan pencarian," ujarnya.

Enam personel Kopassus yang dipimpin Letnan Satu (Inf) M Taufik Akbar ditunjuk untuk mendampingi tim Rusia. Tim Kopassus itu merupakan tim penemu perekam suara kokpit dan dianggap telah menguasai medan. Tim yang sama telah sepuluh hari naik turun Gunung Salak untuk membantu evakuasi korban dan pencarian alat. (Mukhamad Kurniawan/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Driven Financial Analysis Thrive

[X]
×