kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Cari FDR Sukhoi, Kopassus & Paskhas dampingi Rusia


Sabtu, 19 Mei 2012 / 09:23 WIB
Cari FDR Sukhoi, Kopassus & Paskhas dampingi Rusia
ILUSTRASI. Alphonzus Widjaja, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI)


Reporter: Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

BOGOR. Sejumlah 18 personel Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Pasukan Khas AU (Paskhas) mendampingi 10 anggota Tim SAR Rusia untuk mencari flight data recorder (FDR) pesawat Sukhoi Super Jet 100 di Gunung Salak, Sabtu (19/5).

Tim Rusia menyatakan akan fokus pada pencarian FDR, setelah evakuasi korban dinyatakan dihentikan kemarin.

Komandan Korem 061/Suryakencana Kolonel (Inf) AM Putranto menuturkan, pencarian FDR dihentikan Jumat (18/5) siang, karena angin kencang dan hujan turun deras pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. Tim bertahan di Gunung Salak dan melanjutkan pencarian pada hari ini pukul 06.00.

"Kami akan terus mendampingi Tim Rusia. Sesuai permintaan Kepala Basarnas (Marsekal Madya Daryatmo), tim Rusia harus melapor apakah akan melanjutkan atau menghentikan pencarian," ujarnya.

Enam personel Kopassus yang dipimpin Letnan Satu (Inf) M Taufik Akbar ditunjuk untuk mendampingi tim Rusia. Tim Kopassus itu merupakan tim penemu perekam suara kokpit dan dianggap telah menguasai medan. Tim yang sama telah sepuluh hari naik turun Gunung Salak untuk membantu evakuasi korban dan pencarian alat. (Mukhamad Kurniawan/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×