kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Cadev akhir Maret dekati rekor Agustus 2011 silam


Jumat, 07 April 2017 / 16:54 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Cadangan devisa (cadev) per akhir Maret 2017 tercatat sebesar US$ 121,8 miliar. Angka tersebut naik US$ 1,9 miliar dibanding posisi pada akhir Februari 2017 yang tercatat US$ 119,9 miliar.

Peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh penerimaan devisa yang berasal dari penerimaan pajak dan devisa ekspor migas bagian pemerintah.

Tak hanya itu, peningkatan cadev juga dipengaruhi penerbitan global sukuk yang dilakukan pemerintah sebesar US$ 3 miliar dan hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas US$ 400 juta pada akhir bulan lalu.

Posisi cadev tersebut tersebut cukup untuk membiayai 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Posisi cadev tersebut mendekati rekor cadev tertinggi Indonesia. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara mengatakan, Indonesia pernah mencatatkan cadev sebesar US$ 124,6 miliar pada akhir Agustus 2011 silam.

"Kalau cadev tertinggi itu kan zaman sebelum Krisis Eropa," kata Mirza, Jumat (7/4).

Pihaknya menilai, posisi cadev saat ini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×