Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indeks Harga Konsumen Pada Januari 2026 mencatatkan deflasi secara bulanan sebesar 0,15% month to month (MtM), setelah pada bulan sebelumnya mencatatkan inflasi 0,64% MtM.
Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono menyampaikan, berdasarkan komponennya, komponen harga diatur pemerintah dan komponen bergejolak juga mengalami deflasi. Sedangkan komponen inti mengalami inflasi.
Ateng menyebut, penyumbang utama deflasi pada Januari 2026 adalah komponen bergejolak yang mengalami deflasi 1,96% MtM dengan andil sebesar 0,33%.
Baca Juga: BPS Catat Deflasi 0,15% pada Januari 2026, Dipicu Penurunan Harga Cabai dan Ayam
Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi komponen bergejolak adalah cabai merah, cabai rawit, bawang merah, daging ayam ras, dan telur ayam ras.
“Deflasi 0,15% MtM, utamanya didorong oleh deflasi pada komponen harga bergejolak,” tutur Ateng dalam konferensi pers, Senin (2/2/2026).
Selanjutnya, komponen harga diatur pemerintah mengalami deflasi sebesar 0,32%, dengan andil deflasi 0,06%.
Baca Juga: Capaian BPOM: Rp 50,8 Triliun Diselamatkan dari Pengawasan Obat Makanan
Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi pada komponen ini adalah bensin, tarif angkutan udara, dan tarif angkutan antarkota.
Sementara itu, untuk komponen inti mengalami inflasi sebesar 0,37% MtM, dengan andil sebesar 0,24%. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada komponen inti adalah emas perhiasan, sewa rumah, sepeda motor, dan nasi dengan lauk.
Selanjutnya: IHSG Anjlok 5,31% ke 7.887 pada Sesi I Senin (2/2), MDKA, BRPT, BUMI Top Losers LQ45
Menarik Dibaca: Promo MonDeal A&W Terbaru: Cheeseburger Gratis Tiap Senin, Hemat hingga Rp 29.000
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













