kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Cabai merah & rokok penyumbang inflasi terbesar


Selasa, 03 Januari 2017 / 20:44 WIB


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indeks Harga Konsumen (IHK) sepanjang Januari-Desember 2016 sebesar 3,02% baik tahun kalender maupun year on year (yoy).

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, tahun ini harga-harga sangat terkendali, “Ini capaian yang bagus sekali," katanya di gedung BPS, Selasa (3/1)

Ia mengatakan, pada bahan makanan, Desember 2015 inflasi bahan makanan mencapai 3,2%. Sementara Desember tahun 2016 hanya 0,5%.

“Tiga besar komoditas yang dominan terhadap inflasi 2016 ini adalah cabai merah, rokok kretek, dan bawang merah,” ujarnya.

Mengutip data BPS, berikut adalah persentase andil dari beberapa komoditas yang dominan terhadap inflasi nasional 2016:

1. Cabai Merah: 0,35%

2. Rokok Kretek Filter: 0,18%

3. Bawang Merah: 0,17%

4. Tarif Angkutan Udara: 0,13%

5. Bawang Putih: 0,11%

6. Tarif Pulsa Ponsel: 0,10%

7. Ikan Segar: 0,9%

8. Rokok Kretek: 0,9%

9. Tarif Kontrak Rumah: 0,9%

10. Tarif Sewa Rumah: 0,9%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×