kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Cabai merah & rokok penyumbang inflasi terbesar


Selasa, 03 Januari 2017 / 20:44 WIB
Cabai merah & rokok penyumbang inflasi terbesar


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indeks Harga Konsumen (IHK) sepanjang Januari-Desember 2016 sebesar 3,02% baik tahun kalender maupun year on year (yoy).

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, tahun ini harga-harga sangat terkendali, “Ini capaian yang bagus sekali," katanya di gedung BPS, Selasa (3/1)

Ia mengatakan, pada bahan makanan, Desember 2015 inflasi bahan makanan mencapai 3,2%. Sementara Desember tahun 2016 hanya 0,5%.

“Tiga besar komoditas yang dominan terhadap inflasi 2016 ini adalah cabai merah, rokok kretek, dan bawang merah,” ujarnya.

Mengutip data BPS, berikut adalah persentase andil dari beberapa komoditas yang dominan terhadap inflasi nasional 2016:

1. Cabai Merah: 0,35%

2. Rokok Kretek Filter: 0,18%

3. Bawang Merah: 0,17%

4. Tarif Angkutan Udara: 0,13%

5. Bawang Putih: 0,11%

6. Tarif Pulsa Ponsel: 0,10%

7. Ikan Segar: 0,9%

8. Rokok Kretek: 0,9%

9. Tarif Kontrak Rumah: 0,9%

10. Tarif Sewa Rumah: 0,9%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×