kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.876   30,00   0,18%
  • IDX 8.960   22,95   0,26%
  • KOMPAS100 1.235   6,28   0,51%
  • LQ45 872   3,56   0,41%
  • ISSI 326   1,92   0,59%
  • IDX30 442   2,43   0,55%
  • IDXHIDIV20 520   3,27   0,63%
  • IDX80 137   0,75   0,55%
  • IDXV30 145   0,95   0,66%
  • IDXQ30 142   1,07   0,76%

Butuh dua tahun atasi banjir di kawasan Cengkareng


Selasa, 25 Februari 2014 / 06:44 WIB
Butuh dua tahun atasi banjir di kawasan Cengkareng
ILUSTRASI. Cara Download WhatsApp Update Terbaru di HP Android dan iOS, Beserta Link Resmi


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Manggas Rudi Siahaan mengungkapkan pihaknya kemungkinan baru dapat menyelesaikan persoalan banjir di kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat selama dua tahun.

"Nah tahun 2014 ini baru mau dimulai. Setelah anggaran turun langsung kami kerjakan. Tapi itu sekirtar dua tahun baru selesai. Pokoknya kami mulai dulu. Salah satunya itu yang Rawa Buaya," ujar Manggas, Senin (24/2/2014).

Pekerjaan yang dimaksud Manggas yaitu mengatasi banjir dengan pemasagan Sheetpile, pemasangan pintu air dan instalasi pompa air dalam jumlah yang besar. Pemasangan tersebut akan dilakukan di beberapa titik, seperti Kali Angke, Kali Karang, Marina, Kali Sentiong dan Kali Sunter yang tentunya dinormalisasi dulu.

Manggas mengatakan, rencana pemasangan tersebut dalam rangka mengurangi dan mengontrol debit air yang melintasi kawasan Rawa Buaya. Selama ini, penyebab kawasan Rawa Buaya lantaran banjir rob dan luapan sungai yang melintasi kawasan ini.

Selain itu, Manggas menjelaskan, apabila Kali Angke, Kali Karang, Marina, Kali Sentiong dan Kali Sunter sudah dinormalisasi, dipasangi Sheetpile, pintu air dan instalasi pompa air, maka sejumlah kawasan banjir lain di Jakarta Utara mampu diantisipasi.

"Kalau itu sudah terwujud artinya pasang laut bisa kita atasi. Kami pakai e-Catalog untuk pengadaan pompa supaya lebih cepat, mudah-mudahan kalau itu selesai, ancaman pasang laut rob dari utara bisa diantisipasi," kata Manggas. (Nicolas Timothy)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×