kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Butuh 15 bulan mengetahui penyebab jatuhnya Sukhoi


Jumat, 11 Mei 2012 / 09:00 WIB
ILUSTRASI. Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I-2021


Reporter: Asnil Bambani Amri, Ria Novosti | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak Bogor, setidaknya membutuhkan waktu penyelidikan 15 bulan.

Hal ini disampaikan oleh kantor berita Rusia Ria Novosti, mengutip pernyataan dari salah satu anggota Komite Nasional Keamanan Transportasi (KNKT).

Penyelidikan pesawat naas itu membutuhkan waktu panjang karena sulitnya menjangkau lokasi jatuhnya pesawat di pegunungan Salak, Jawa Barat.

Seperti diketahui, pesawat bikinan Rusia ini menabrak lereng gunung curam di Gunung Salak saat melakukan demonstrasi penerbangan pada hari Rabu lalau (9/5). Ada 45 orang di dalam isi perut pesawat tersebut.

Menurut kantor berita Rusia ini, ada delapan orang kewarganegaraan Rusia di dalam pesawat tersebut, satu orang warga Amerika Serikat (AS), satu Perancis, dua orang Italia dan 33 orang warga Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×