kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.040   40,00   0,22%
  • IDX 5.756   -184,81   -3,11%
  • KOMPAS100 759   -26,85   -3,42%
  • LQ45 573   -15,86   -2,69%
  • ISSI 199   -6,72   -3,26%
  • IDX30 326   -8,30   -2,49%
  • IDXHIDIV20 404   -7,92   -1,92%
  • IDX80 86   -2,82   -3,18%
  • IDXV30 110   -3,07   -2,71%
  • IDXQ30 105   -2,46   -2,28%

Butuh 15 bulan mengetahui penyebab jatuhnya Sukhoi


Jumat, 11 Mei 2012 / 09:00 WIB
ILUSTRASI. Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I-2021


Reporter: Asnil Bambani Amri, Ria Novosti | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak Bogor, setidaknya membutuhkan waktu penyelidikan 15 bulan.

Hal ini disampaikan oleh kantor berita Rusia Ria Novosti, mengutip pernyataan dari salah satu anggota Komite Nasional Keamanan Transportasi (KNKT).

Penyelidikan pesawat naas itu membutuhkan waktu panjang karena sulitnya menjangkau lokasi jatuhnya pesawat di pegunungan Salak, Jawa Barat.

Seperti diketahui, pesawat bikinan Rusia ini menabrak lereng gunung curam di Gunung Salak saat melakukan demonstrasi penerbangan pada hari Rabu lalau (9/5). Ada 45 orang di dalam isi perut pesawat tersebut.

Menurut kantor berita Rusia ini, ada delapan orang kewarganegaraan Rusia di dalam pesawat tersebut, satu orang warga Amerika Serikat (AS), satu Perancis, dua orang Italia dan 33 orang warga Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×