kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Buru tahanan yang kabur, Polri bentuk tim khusus


Kamis, 18 Juli 2013 / 17:49 WIB
ILUSTRASI. Hidangan daging rebus (dok/Simply Happy Foodie)


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kepala Kepolisian (Kapolri) Jenderal Timur Pradopo menyatakan, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mengejar dan menangkap 11 tahanan yang kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Saat ini, kepolisian sudah menangkap tiga orang tahanan yang melarikan diri dan sisanya masih dalam pengejaran. "Kami sudah bentuk tim khusus bersama dengan Kapolda Kepri. Tim dipimpin oleh Dirserse Kriminal Umum untuk melakukan penangkapan kembali," tutur Timur di Kantor Presiden, Kamis (18/7).

Tim tersebut bekerja melakukan langkah-langkah lebih lanjut, agar para tahanan segera diringkus. Sebab, tahanan yang lari itu merupakan tahanan polisi dan belum masuk persidangan.

Mereka masih menjalani proses penyelidikan dan mereka dititpkan di Rutan. Tahanan yang kabur itu merupakan tahanan masalah narkoba. "Jadi itu masalah kami, dan kami harus bekerja keras dari polda untuk melakukan penangkapan," tambah Timur.

Kaburnya tahanan untuk kedua kalinya pasca kejadian di Tanjung Gusta Medan, menurut Timur bukan karena kelalaian Polri. Pasalnya, selama ini, kepolisian melakukan patroli selama 24 jam dan itu di berbagai wilayah.

"Karena tugas polisi itu kan banyak yah, untuk pelayanan masyarakat, untuk kegiatan lain," kilahnya. Karena itu, kepolisian merasa perlu melakukan evaluasi apakah Polri perlu menetap menjaga rutan atau tidak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×