kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

BUMN mendapat pinjaman dari Cina US$ 50 miliar


Kamis, 23 April 2015 / 21:36 WIB
ILUSTRASI. sperma enccer


Reporter: Handoyo | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapat suntikan dana pinjaman dari China Development Bank (CDB) dan ICBC sebesar US$ 50 miliar untuk progam pembangunan infrastruktur. Perinciannya, sebesar US$ 30 miliar berasal dari CDB, dan US$ 20 miliar dari ICBC.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, peruntukkan dana tersebut saat ini masih dalam pembicaraan. Meski demikian, yang pasti sebesar US$ 10 miliar akan dialokasikan untuk proyek PLN, seperti pembangunan transmisi dan pembangkit listrik.

Untuk dana sebesar US$ 40 miliar sisanya, rencananya akan di alokasikan untuk Antam guna membangun smelter, mengeluarkan obligasi guna pembiayaan proyek tol trans sumatera dari Bakauheni sampai Terbanggi Besar, serta proyek kereta api dan Pelindo II.

Untuk obligasi jalan tol trans sumatera besarannnya kemungkinan sebesar US$ 3,5 miliar. "Masih dalam tahap pembicaraan. Konsorsium antara Hutama Karya, Waskita Karya, Wijaya Karya dan Jasa Marga," kata Rini, Kamis (23/4).

Rini bilang, Studi Kelayakan Investasi (Feasibility Study) dari proyek infrastruktur ini masih dalam tahap finalisasi. Dia berharap dana pinjaman dari kedua bank tersebut dapat segera cair dalam waktu dekat setidaknya di bulan Juli nanti.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×