kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.824   2,00   0,01%
  • IDX 6.082   -95,04   -1,54%
  • KOMPAS100 794   -14,93   -1,85%
  • LQ45 599   -10,17   -1,67%
  • ISSI 210   -2,37   -1,12%
  • IDX30 339   -5,48   -1,59%
  • IDXHIDIV20 416   -5,34   -1,27%
  • IDX80 90   -1,59   -1,73%
  • IDXV30 112   -0,75   -0,66%
  • IDXQ30 108   -1,97   -1,79%

BUMN diminta bantu pergudangan bawang


Senin, 11 April 2016 / 21:19 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menugaskan kepada BUMN untuk membantu sistem pergudangan bawang merah. Bulog yang ditugaskan tersebut antara lain pada BUMN komoditas seperti PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), PT Bhanda Ghara Reksa (BGR), serta Bulog.

Dengan penugasan tersebut, dia berharap, permasalahan penurunan harga bawang merah yang selalu terjadi pada musim panen bisa diatasi.

"Karena masalahnya sama, tidak ada sistem pergudangan. Akibatnya, ketika musim panen raya harga jatuh sampai Rp 6.000 - Rp 7.000 per kilogram saat tidak panen harga bagus bagi petani," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Ari Dwipayana, Tim Komunikasi Presiden Senin (11/4).

Jokowi yakin, dengan sistem pergudangan yang baik, bawang merah setelah musim panen bisa ditampung sampai dengan dua bulan, sehingga penurunan harga bawang saat musim panen bisa dicegah. "Kalau dengan cold storage bisa enam bulan," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×