kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Bulog Usul Beras Turun Mutu Bisa Dijadikan Tepung Beras


Minggu, 06 September 2026 / 12:55 WIB
Bulog Usul Beras Turun Mutu Bisa Dijadikan Tepung Beras
ILUSTRASI. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani (Dok/Bulog)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Bulog akan mengusulkan beras turun mutu bisa diolah kembali menjadi tepung beras. 

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan usulan telah disampaikan kepada pemerintah dan akan diputuskan dalam rapat koordinasi terbatas yang akan dilakukan dalam waktu dekat. 

"Nanti akan dibahas di Rakortas, kami insyaallah hari Senin pagi akan dijadwalkan di Kemenko pangan untuk tindaklanjuti ketersediaan tepung beras ya," kata Rizal usai melakukan monitoring pasar tradisional, Sabtu (5/9/2026). 

Baca Juga: Bandara Soekarno-Hatta Ditutup hingga 13.30 WIB Imbas Erupsi Anak Krakatau

Rizal menegaskan bahwa pengolahan kembali beras turun mutu ini juga untuk meminimalisir kerugian pemerintah. 

Rizal juga memastikan rencana pengolahan tepung beras ini tidak akan mengganggu pasokan beras, mengingat pasokannya Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai 4,9 juta ton. 

"Ini juga ya daripada berasnya kalau didiamkan rusak ya dan mohon maaf nanti akan menjadi kerugian di pemerintah juga," jelas Rizal. 

Dalam kesempatan sebelumnya, Rizal mencatat  volume beras turun mutu relatif kecil dibandingkan total produksi nasional. 

"Kemudian terkait yang turun mutu, sudah kami hitung kalkulasi di tahun 2025 itu hampir 65 ribu ton Pak," ungkapnya.

"Nah kalau dihitung 65.000 ton dibandingkan dengan 44,37 juta ton, itu baru 0,15 persen Bapak. Jadi persentase antara yang turun mutu dengan yang masih bagus kualitasnya itu jauh sekali Bapak. Jadi masih ada 99,99 persen yang bagus," pungkas Rizal.

Baca Juga: Transaksi E-Commerce RI Melejit Saat Pandemi, Terus Tumbuh hingga Kini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×