Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Bulog akan mengusulkan beras turun mutu bisa diolah kembali menjadi tepung beras.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan usulan telah disampaikan kepada pemerintah dan akan diputuskan dalam rapat koordinasi terbatas yang akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Nanti akan dibahas di Rakortas, kami insyaallah hari Senin pagi akan dijadwalkan di Kemenko pangan untuk tindaklanjuti ketersediaan tepung beras ya," kata Rizal usai melakukan monitoring pasar tradisional, Sabtu (5/9/2026).
Baca Juga: Bandara Soekarno-Hatta Ditutup hingga 13.30 WIB Imbas Erupsi Anak Krakatau
Rizal menegaskan bahwa pengolahan kembali beras turun mutu ini juga untuk meminimalisir kerugian pemerintah.
Rizal juga memastikan rencana pengolahan tepung beras ini tidak akan mengganggu pasokan beras, mengingat pasokannya Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai 4,9 juta ton.
"Ini juga ya daripada berasnya kalau didiamkan rusak ya dan mohon maaf nanti akan menjadi kerugian di pemerintah juga," jelas Rizal.
Dalam kesempatan sebelumnya, Rizal mencatat volume beras turun mutu relatif kecil dibandingkan total produksi nasional.
"Kemudian terkait yang turun mutu, sudah kami hitung kalkulasi di tahun 2025 itu hampir 65 ribu ton Pak," ungkapnya.
"Nah kalau dihitung 65.000 ton dibandingkan dengan 44,37 juta ton, itu baru 0,15 persen Bapak. Jadi persentase antara yang turun mutu dengan yang masih bagus kualitasnya itu jauh sekali Bapak. Jadi masih ada 99,99 persen yang bagus," pungkas Rizal.
Baca Juga: Transaksi E-Commerce RI Melejit Saat Pandemi, Terus Tumbuh hingga Kini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














