kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.678.000   -14.000   -0,83%
  • USD/IDR 16.585   -130,00   -0,79%
  • IDX 6.271   -214,85   -3,31%
  • KOMPAS100 907   -39,76   -4,20%
  • LQ45 704   -27,76   -3,80%
  • ISSI 197   -7,32   -3,58%
  • IDX30 365   -13,68   -3,62%
  • IDXHIDIV20 445   -14,85   -3,23%
  • IDX80 103   -4,03   -3,77%
  • IDXV30 108   -4,81   -4,27%
  • IDXQ30 120   -4,00   -3,23%

Bukit Asam: Kami Harapkan Tidak Ada Pencekalan terhadap Dua Direktur


Senin, 21 Juni 2010 / 14:44 WIB


Reporter: Epung Saepudin | Editor: Tri Adi

JAKARTA. PT Bukit Asam (PT BA) rupanya merasa gerah dengan sikap ngotot Kejaksaan Agung terkait dugaan korupsi pengadaan floating crane di Pelabuhan Tarahan. Kuasa Hukum PT BA, Sutito, menegaskan, bahwa pihaknya juga sudah memberikan keterangan terkait kasus ini kepada pihak Bursa dan Bapepam.

"Kami ini perusahaan Tbk, Kejaksaaan kita harapkan memperhatikan bahwa Bukit Asam juga BUMN, kalau ada tindakan yang bisa mengganggu performance perusahaan tentu sangat disayangkan," tegas Sutito, kala dihubungi KONTAN,

Rencana penyidik Kejaksaan Agung akan melakukan pencekalan terhadap dua direktur PT BA, menurut Sutito, mesti dipikirkan matang matang lagi oleh Kejaksaan karena akan menggangu perusahaan terkait adanya penilaian dari masyarakat. "Kami harapkan dipikirkan itu. Tidak melakukan yang mengganggu penilaian publik, jika dilakukan tindakan tindakan kontra produktif sahamnya jatuh,"tegasnya.

Sutito bilang, jika kemudian saham PT BA jatuh, ujung-ujungnya akan diambil oleh spekulan sehingga BUMN yang bagus bagus kemudian diambil oleh investor asing. "Nanti yang bagus, ngambil investor asing, yang kaya investor asing,"katanya. Meski begitu, Sutito menegaskan, tindakan pencekalan terhadap dua direktur tidak akan dilakukan. "Kami yakin tidak akan dilakukan, penjelasan yang disampaikan sudah memadai, bahwa tidak ada apa-apa," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×