kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.887   32,00   0,18%
  • IDX 6.314   -71,16   -1,11%
  • KOMPAS100 826   -8,54   -1,02%
  • LQ45 630   -4,60   -0,73%
  • ISSI 218   -3,94   -1,77%
  • IDX30 350   -3,16   -0,90%
  • IDXHIDIV20 436   -3,40   -0,77%
  • IDX80 94   -0,93   -0,97%
  • IDXV30 119   -1,22   -1,01%
  • IDXQ30 113   -0,96   -0,85%

Bukan Properti, Inilah Sektor Paling Diminati Investor pada Awal 2025


Rabu, 30 April 2025 / 07:42 WIB
Bukan Properti, Inilah Sektor Paling Diminati Investor pada Awal 2025
ILUSTRASI. Realisasi investasi pada kuartal-I 2025 menunjukkan tren positif dengan lima subsektor utama mendominasi penanaman modal asing (PMA) dan PMDN.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Realisasi investasi pada kuartal-I 2025 menunjukkan tren positif dengan lima subsektor utama mendominasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa sektor industri logam dasar, barang logam bukan mesin dan peralatannya mencatatkan nilai investasi tertinggi sebesar R p67,3 triliun atau setara 14,5% dari total investasi.

Posisi kedua ditempati sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi dengan nilai investasi mencapai Rp 66,5 triliun atau 14,3%. 

Baca Juga: Inflasi Tahunan April 2025 Diramal Meningkat Imbas Diskon Tarif Listrik Berakhir

Di posisi ketiga, sektor pertambangan mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp48,6 triliun atau 10,4%, disusul oleh sektor jasa lainnya sebesar Rp 41 triliun (8,8%) dan sektor perumahan, kawasan industri, serta perkantoran dengan Rp37,5 triliun (8,1%).

"Jadi ini lima besarnya sektor yang memang terus bertumbuh dan terus berkembang dalam triwulan pertama dan kami melihatnya tren ini masih terus berkelanjutan di kuartal berikutnya, bahkan di tahun-tahun ke depannya," ujar Rosan dalam Konferensi Pers di Jakarta, Selasa (29/4),

Sebagai informasi, realisasi investasi pada kuartal I-2025 telah mencapai Rp 465,2 triliun atau tumbuh 15,9% yoy. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×